Haji Nan bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat Desa Benua Puhun yang masih memberikan kepercayaannya kepada dirinya untuk kembali memimpin di periode ketiga ini. "Yaitu tambah lagi ini, ibarat berat itu makin banyak pikulannya," seloroh Haji Nan kepada Korankaltim.com, Kamis (15/9/2022).
Haji Nan sebelumnya dipercaya menjadi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Benua Puhun pada tahun 2003-2007. Di tahun berlanjut yakni 2008-2014 maju Pilkades dan terpilih. Pada rentang 2015-2016 Benua Puhun dipimpin oleh sekretaris desa. Di periode keduanya pria yang yang hobi sepakbola ini kembali menjabat 2016-2022. Terkini dirinya kembali terpilih lagi untuk periode ketiganya 2022-2028.
Haji Nan menceritakan kejadian unik di masa kepemimpinannya, tepatnya di rentang waktu periode keduanya memimpin Desa Benua Puhun. Masyarakat Desa Benua Puhun melakukan aksi demonstrasi unjuk rasa agar dirinya tetap menjadi kepala desa dan tidak boleh mencalonkan diri sebagai anggota DPRD pada waktu itu.
"Itu tahun di periode kedua, waktu itu saya sempat tidak mau calon (kades) cuma masyarakat masih mengharapkan saya masih di desa, seperti itu. Saya pernah ingin mencalonkan menjadi anggota dewan tapi masyarakat tidak mau, mereka minta kalau tetap memimpin desa semua masyarakat terus selalu mendukung," kenang Haji Nan.
Selain dicintai warga desanya, nyatanya tawaran untuk menjadi Kades di desa tetangga juga pernah dialami Haji Nan. Namun karena cinta dan tidak ingin mengecewakan masyarakat desa yang dipimpinnya, tawaran tersebut ditolak secara halus dan bijak oleh Haji Nan yang juga Ketua Askab PSSI Kukar ini.
Putra asli Muara Kaman ini memang terkenal sangat dekat dengan masyarakatnya. "Sekali lagi terimakasih atas amanah ini, semoga Etam seberataan bisa terus membangun Desa Benua Puhun untuk turut berkontribusi memajukan Kutai Kartanegara," pungkas Haji Nan.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur