"Ada 3 loket yang dipersiapkan untuk penyaluran program ini, penerimanya sesuai daftar dan para penerima manfaat datang dengan membawa KTP dan KK (Kartu Keluarga)," kata Budi Santoso, Kamis (8/9/2022).
Para penerima manfaat dijelaskannya akan menerima uang tunai sebesar Rp500 ribu sesuai dengan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang terdiri dari subsidi atas kenaikan harga BBM sebesar Rp300 ribu dan Sembako Rp200 ribu.
Sementara itu, untuk kecamatan jauh, Kantor Pos Kukar akan menjalankan sistem jemput bola yang juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan serta desa. Sehingga penyaluran program ini nantinya akan dijalankan sesuai dengan jadwal yang telah disusun.
"Kalau untuk tenggat waktu memang 14 hari, ini akan kami maksimalkan. Namun nanti akan kita minta tambahan tenggat waktu. Biasanya ada tenggang waktu sampai satu bulan," ungkapnya.
Diterangkannya, untuk penyaluran program ini juga dilaksanakan di dua kabupaten lain, yakni Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu), dimana untuk jadwal penyalurannya pun telah disusun dan akan dilaksanakan sesuai jadwal.
"Jadi kami juga menangani penyaluran dua kabupaten lainnya, Kubar dan Mahulu. Sehingga total jumlahnya sekitar 14.799 penerima manfaat," pungkasnya.
Sementara itu, para penerima manfaat antusias memadati Kantor Pos Kukar sejak pagi. Dimana mereka merasa senang menerima program bantuan subsidi tersebut, apalagi dengan meningkatnya harga kebutuhan pokok serta BBM yang terjadi belakangan ini. "Bagus, ini sangat membantu," kata Wagimin, salah satu penerima manfaat.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Maruly Zainuddin