“Perlu kami sampaikan FGD ini untuk wilayah tengah dan ini FGD di semester akhir tahun 2022. Tentunya ini akan menjadi ukuran kinerja kami kenapa harus melakukan rapat koordinasi dengan beberapa agenda terutama didalamnya menyatukan persepsi menyatukan visi dan misi sampai sejauh mana satu semester anggaran 2022 itu kita jalani,” kata Suparno didampingi Kasubag Humas Tirta Mahakam Haisandi.
FGD wilayah tengah ini dihadiri oleh kepala cabang dan ranting yang ada di 12 wilayah yakni Tenggarong, Loa Kulu, Tenggarong Seberang, Sebulu, Bakungan, Loa Lepu, Bukit Raya, Bukit Pariaman, Embalut, Benua Puhun, Senoni, dan Rapak Lambur.
FGD yang dilakukan bertujuan untuk penguatan kualitas dan pemerataan pelayanan ini merupakan bagian dari implementasi PP 54, yaitu perubahan dari PDAM menjadi Perumda Tirta Mahakam.
“Mau tidak mau perubahan itu harus kami lakukan, bisa tidak bisa harus dilakukan perubahan itu dan dilalui. Jika tidak maka perubahan itu akan melindas, tetapi saya yakin rekan-rekan sejawat saya yang sampai dengan hari ini masih setia masih dengan niat yang tulus untuk bersama-sama membesarkan entitas Perumda Tirta Mahakam yang lebih baik,” sebut Suparno.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur