."Alhamdulillah tadi malam kami kembali menggelar kegiatan rutin Nobari bersama anak-anak, didampingi orangtua mereka," kata Ketua Irma Masjid Agung SAMS Aliansyah kepada korankaltim.com, Minggu (24/7/2022) pagi tadi.
Khusus Nobari pada perayaan HAN kali ini diselingi dengan game berupa pertanyaan-pertanyaan seputar film yang ditonton dan juga ada doorprize yang telah dipersiapkan bagi anak-anak dan juga para orangtua yang berhasil menjawab.
"Jadi tambah seru Nobari-nya karena ada doorprize menarik untuk mereka yang bisa menjawab setiap pertanyaan dari pemandu acara,” imbuhnya.
Nobari di akhir pekan kemarin malam yang ketiga kalinya sejauh ini di kepengurusan Irma yang diketuainya.
Untuk diketahui, sejarah HAN bermula dari adanya usulan akan HAN yang dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak. Undang-undang itu disahkan pada 23 Juli 1979.
Pada tahun 1984, Presiden Soeharto memprakarsai Hari Anak Nasional untuk ditetapkan sebagai salah satu hari penting nasional. Kala itu, Soeharto menilai anak-anak merupakan aset kemajuan bangsa sehingga perlu untuk membuat tanggal khusus setiap tahun untuk mereka sebagai perayaan.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur