Abdul Rasid berharap kepada seluruh jemaah haji Kukar baik yang tergabung di kloter 5 dan 7 diberikan kesehatan serta keselamatan dan kemudahan dalam mengerjakan ibadah haji di Tanah Suci.
"Karena ibadah haji inikan adalah ibadah yang sangat penting sekali bagi umat Islam, diperlukan kondisi fisik yang fit untuk mengikuti semua rangkaian wajib ibadah haji," kata Rasid kepada Korankaltim.com disela kegiatan pelepasan siang tadi.
Rasid meminta kepada pemerintah agar kuota haji Kukar dalam setiap tahunnya bisa kembali bertambah agar daftar antre bisa secara bergilir dan terakomodir. "Kami berharap tahun-tahun yang akan datang kuota haji bisa lebih ditingkatkan lagi supaya jemaah haji yang sudah mendaftar lama bisa diakomodir. Kalau jumlah sekarang ini kan cuma setengahnya saja dari kuota biasanya yang kita dapat sekitar 500 an orang dulu," paparnya.
Terkait usia, Rasid meminta agar calon jemaah haji yang berusia lanjut bisa diprioritaskan untuk diberangkatkan lebih dulu. "Ini juga harus menjadi pertimbangan kalau memang usia sudah tua dan sudah lanjut dan kondisinya masih fit ya itu bisa diprioritaskan," tegas Rasid.
Sementara H Nasrun menjelaskan, calon jemaah haji yang batal berangkat hari ini maka teknisnya bisa saja dikembalikan uang atau bisa saja diganti dengan keluarga dari yang bersangkutan. Khusus bagi kloter 7 ini akan diberangkatkan besok tanggal 30 Juni.
"Teknisnya untuk mereka yang batal berangkat dibicarakan lebih lanjut kepada yang bersangkutan. Untuk yang kloter 5 kemarin tidak ada yang batal, semua berangkat. Untuk kloter 7 ini baru berangkat besok," sebut Nasrun.
Nasrun berpesan agar jemaah haji Indonesia tetap menjaga kesehatan dan mengutamakan mengerjakan yang wajib-wajib saja tidak perlu mengejar yang sunnah.
"Tidak usah mengejar yang sunnah tapi utamakan yang wajib-wajib saja. Moto nya cuma dua, hajinya sah dan hajinya selamat,” pungkas Nasrun
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur