Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Muhammad Syirajuddin dalam laporan pelaksanaan lomba TTG ini mengatakan, kegiatan ini bertujuan sebagai wadah memasyarakatkan dan untuk langkah produktif masyarakat desa atau kelompok masyarakat yang ada di desa maupun kelurahan serta melihat peluang kemitraan dan kerjasama baik pemerintah daerah, desa, kelurahan, swasta maupun kelompok masyarakat.
"Kegiatan ini didasari Permen Desa 23/2017 tentang pengembangan dan penerapan Teknologi Tepat Guna. Selain itu juga bertujuan untuk mensinergikan sasaran TTG kepada posyantek, para inisiator dan momentum kemunculan wirausaha baru yang memanfaatkan TTG untuk penunjang usaha demi kemandirian ekonomi masyarakat," katanya.
Gelaran lomba TTG ini diikuti oleh delapan Kabupaten Kota yakni Samarinda, Paser, Balikpapan, Kutim Bontang, PPU, Kubar dan Kukar. Peserta yang menampilkan pameran berupa TTG akan dinilai secara obyektif oleh para juri yang berlatar belakang akademisi baik dari Politeknik Samarinda maupun Universitas Kutai Kartanegara dan Universitas Mulawarman Samarinda.
"Adapun daerah kabupaten kota yang akan juara pada tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Kaltim untuk lomba TTG tingkat nasional di Jawa Barat," jelas Syirajuddin.
Untuk mewujudkan harapan tersebut dan menorehkan prestasi di tingkat Nasional, Syirajuddin menegaskan dan berharap agar para pegiat TTG ini bisa mendapatkan perhatian lebih, baik dari pemerintah maupun dunia usaha.
"Semoga ke depan mendapatkan perhatian serius oleh stakeholder karena TTG ini menjadi jembatan menuju kemandirian dan kesejahteraan. Bentuk pedulinya dunia usaha bisa berupa CSR ke Posyantek, seperti beberapa perusahaan yang telah menunjukkan kontribusinya di Paser dan Bontang. Untuk dunia perbankan diharapkan bisa memberi bantuan promosi dan investasi. Seperti yang dilakukan Bankaltimtara Paser telah mengalokasikan 200 unit inovasi TTG dan Bankaltimtara Kukar telah berkontribusi besar bersama Pemkab Kukar menjadi sponsor gelaran TTG VIII 2022 ini," harapnya.
Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menyambut baik gelaran ini, dan berharap apa yang dilakukan hari ini bisa semakin mensinergikan semua pemerintah kabupaten kota yang ada di Kaltim.
"Harapannya memberikan manfaat agar kita Kalimantan Timur bisa berdaya saing dan gelaran ini sebagai momentum sinergitas kita semua bahwa kita kabupaten kota yang ada di Kaltim ini tidak bekerja dan berjalan sendiri-sendiri," tegas Edi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah