“Diharapkan dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan tujuan dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan,” kata Wakapolres.
Wakapolres menjelaskan, berdasarkan data terkait lakalantas selama 2020-2021 dari Polda Kaltim, dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan yang sangat signifikan pada angka pelanggaran dan kenaikan kecelakaan lalu lintas, namun hal tersebut bukan semata-mata karena tingginya tingkat budaya disiplin dan kepatuhan para pengguna jalan, namun lebih dikarenakan cara bertindak Polri yang diterapkan pada saat situasi normal berbeda selama pandemi covid 19.
“Mencermati hal tersebut pada gelaran operasi patuh mahakam tahun ini saya tekankan kepada jajaran Satlantas Polres kukar untuk terus meningkatkan langkah dan upaya nyata yang lebih efektif dengan mempedomani program prioritas kapolri di bidang lalu lintas serta mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang persuasif serta humanis,” jelasnya.
Dengan upaya tersebut maka diharapkan dapat meningkatkan budaya disiplin dan kepatuhan para pengguna jalan sehingga dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas kerena sebagian besar kecelakaan lalu lintas pasti diawali dari pelanggaran lalu lintas.
Adapun tujuh pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan ialah pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara yang masih di bawah umur, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standardan pengendara roda empat yang tidak mengunakan safety belt, mengemudi dalam pengaruh alkohol, menggunakan HP saat mengemudi dan melawan arus.
“Saya tegaskan kepada seluruh personil Polres Kutai Kartanegara khususnya personil Satlantas Polres Kukar bahwa polisi ada untuk masyarakat sehingga tolok ukur keberhasilan tugas kita adalah kehadiran polisi yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat, kepada rekan-rekan TNI, forkopimda serta para stakeholder terkait,” demikian Wakapolres.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah