
Perwakilan umat Kristiani yang juga Ketua Sekolah Tinggi Teologi (STT) Tenggarong, Kutai Kartanegara, Pdt Gideon kepada Korankaltim.com mengatakan, mahasiswa dan mahasiswi STT di hari Kenaikan Isa Almasih ini tidak ada kegiatan.
"Tapi mereka kami berikan izin untuk bergabung dengan jemaat-jemaat lainnya di Tenggarong untuk merayakan Kenaikan Isa Almasih. Tahun ini jauh lebih leluasa perayaannya karena saat pandemi sangat terbatas. Puji Tuhan semuanya jauh lebih leluasa, kegiatan-kegiatan lebih enak dilaksanakan," papar Gideon Kamis (26/5/2022) hari ini.
Pria murah senyum ini mengungkapkan biasanya dalam perayaan Kenaikan Isa Al-Masih dilakukan berbagai kegiatan ibadah, namun ada juga kegiatan-kegiatan lomba rohani seperti paduan suara ataupun vokal group.
"Biasanya begitu dan itu dilaksanakan mengambil di seputaran perayaan, bisa sebelum bisa sesesuah perayaan. Kalau tahun lalu sangat terbatas sama saja dengan kawan-kawan saudara muslim ibadahnya dibatasi hanya kapasitas dibawah 50 persen gedung gereja, lalu ada juga yang menyelenggarakan lewat online, lewat zoom atau lewat live streaming," ungkapnya.
Lewat momen ini semua umat Kristiani diharapkan bisa memanjatkan doa agar bangsa Indonesia semakin diberkati oleh Tuhan.
"Kondisi pandemi juga diharapkan pulih total, kerukunan antarumat beragama dan toleransi semakin diperkuat supaya semua bisa lebih maksimal membangun dan menghadirkan kemakmuran untuk bangsa dan negara," tutup Gideon.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur