Hasil dari rapat tersebut bahwa Selasa (24/5/2022) akan dikirimkan bantuan berupa beras dan bahan makanan pokok lainnya kurang lebih cukup untuk 2.000 orang.
Plt Kepala BPBD Kukar, Edy Mardian mengatakan, dirinya diperintahkan Sekda Kukar Sunggono untuk memimpin keberangkatan armada bantuan ini. Bantuannya rencananya diberangkatkan menggunakan kapal dari Kota Bangun menuju kecamatan yang terdampak banjir, sedangkan Edy nantinya akan menempuh jalur darat untuk kemudian menunggu kapal tersebut.
"Rencana kami supaya cepat di Pendamaran (Kenohan) situ, kan dekat tuh. Tapi tetap tidak bisa sepertinya, jadi dilihat sejauh mana dulu kami pakai jalan darat baru naik kapal rencananya," kata Edy kepada Korankaltim.com.
Kapal yang digunakan untuk mengangkut bantuan ini adalah kapal sewaan. Sementara, jelas Edy, tidak memungkinkan jika kapal pemda yang disiagakan di Desa Gunung Sari, Tabang itu dibawa kembali ke Tenggarong untuk mengangkut bantuan ini.
"Diharapkan warga juga bersabar, anggota tim kami juga belum pulang. Makanya saya nyusul lagi ke sana," ujarnya.
Tidak hanya armada ini saja, bantuan rencananya akan disalurkan secara bertahap. Kemudian penyalurannya diprioritaskan di desa atau kawasan yang benar-benar membutuhkan. Bantuan tersebut akan diserahkan ke pihak kecamatan untuk kemudian didistribusikan ke warga.
"Dapur umum kita buka juga bersama Dinsos di Kembang Janggut. Jadi warga yang mengungsi itu disiapkan untuk warga, kalau warga tidak mengungsi kami bagikan sembako nanti," tandasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah