Di truk, BPBD Kukar mengangkut peralatan tenda pengungsian, perahu karet dan mesin untuk digunakan di Desa Gunung Sari. Kapal pemda juga mengangkut perahu politelin beserta mesin, sejumlah motor trail dan tim evakuasi. Kapal ini juga nantinya akan difungsikan sebagai posko tim evakuasi selama di lapangan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal mengungkapkan, pihaknya akan melakukan langkah-langkah evakuasi di sekitar wilayah Tabang sesampainya di sana. Sembari berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos), pihaknya juga siap membantu semisal nantinya ada armada bantuan yang diberangkatkan. Jalur sungai dirasa pilihan yang tepat untuk keleluasaan mobilitas personil.
"Jadi kami bisa menaikkan perahu, personel jadi bisa bergerak kemana-mana nanti. Kalau jalan darat nanti terbatas geraknya," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal.
Sedangkan tim yang berangkat lewat jalur darat nantinya akan menunggu di Kecamatan Kembang Janggut. Mereka dipimpin oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Edy Hariadi, tim yang berangkat lewat jalur sungai akan menyusul mereka.
Jika di lapangan nantinya membutuhkan tempat pengungsian, pihaknya akan kembali memberangkatkan beberapa personel untuk membawa alat yang dibutuhkan. Semisal seperti tenda dan alat lainnya. "Lihat sikon fakta di lapangan dulu. Kalau itu memang dibutuhkan kami akan susulkan," ujarnya.
Menurut Abdal, tipikal banjir di wilayah hulu ini akan beruntun. Ketika banjir menggenangi Kecamatan Tabang menyurut, air kemudian akan turun ke Kembang Janggut, dan berlanjut ke Kenohan, dan seterusnya. "Jadi Tabang dulu ini lokusnya," ungkapnya.
Mengingat cuaca saat ini masih hujan dan sukar diprediksi, BPBD Kukar mengimbau masyarakat di wilayah banjir untuk berhati-hati. Kendati sebagian besar masyarakat sudah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika banjir, Abdal turut mengingatkan agar warga menjaga anak-anak dan orang tua yang sedang sakit, maupun warga yang beraktivitas dari aktivitas yang dapat mengakibatkan korban jiwa.
"Jangan sampai seperti itu, dan saya dapat kabar juga bawah PLN sudah memadamkan listrik supaya tidak menimbulkan bahaya. Saya menghimbau itu saja untuk kepentingan masyarakat," tandasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah