Ketua DPK KNPI Anggana Muhammad Adha Khalilullah menyampaikan rapor merah ini diberikan kepada Eko sebagai bentuk evaluasi atas penilaian 18 DPK se-Kukar.
Mereka menilai, Eko selama menjabat sebagai ketua DPD Kukar tak mampu menjalankan roda organisasi dengan baik, hingga dianggap menganaktirikan seluruh DPK.
"Komitmen Eko sebagai Ketua DPD dalam memajukan KNPI melalui kecamatan-kecamatan pun kami pertanyakan," kata Daha sapaannya kepada Korankaltim.com seusai halal bihalal yang diikuti 18 DPK KNPI se-Kukar, di Hotel Horison Samarinda, Selasa (17/5/2022) malam tadi.
Berdasarkan hasil penilaian seluruh DPK di Kukar, Ketua DPD disebut tak mampu menjalankan kerja-kerja sebagaimana yang telah tertuang sebagai hasil Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kukar yang digelar September 2021 lalu.
Bahkan keterlibatan Ketua DPD ketika DPK menggelar kegiatan pun sangat minim, hal mana yang membuat rasa kekecewaan terhadap nakhoda tertinggi di Kukar tersebut semakin meningkat.
"Bahkan ada keluhan dari teman-teman DPK, mereka bilang ketika menggelar kegiatan dan menghubungi ketua DPD cuman dibalas stiker jempol saja," tukas Daha.
Karena hal inilah yang menjadi dasar 18 DPK KNPI se-Kukar memberikan rapor merah kepada ketua DPD KNPI Kukar ini. "Jika memang tak mampu menjalankan roda organisasi ini, lebih baik mundur saja," tegas Daha.
Namun DPK KNPI se-Kukar tetap komitmen untuk terus bersinergi dalam pelaksanaan program-program Pemerintah Kabupaten Kukar dan mengawal hingga masa kepemimpinan Bupati Edi Damansyah-Wakil Bupati Rendi Solihin berakhir.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur