"Tadi malam kami mendampingi bapak (bupati) ke kawasan yang terdampak banjir dan beliau memberikan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan," kata salah satu personel Tim Gugus Tugas Kukar Idaman, Dedi Arianto kepada Korankaltim.com, Selasa (17/5/2022) hari ini.
Beberapa kawasan yang dikunjungi bupati antara lain pedagang klontong yang berjualan di pinggir Jalan AP Mangkunegoro warga di Jalan Pesut, Jalan Belida dan warga Kelurahan Bukit Biru.
Diketahui, banjir di Tenggarong menerjang rumah warga di Jalan Pesut, Jalan AP Mangkunegoro, Jalan Belida, Jalan Aji Masnandai Kelurahan Timbau dan Kawasan Kelurahan Bukit Biru khususnya di daerah dataran rendahnya.
Edy Damansyah menegaskan banjir ini terjadi murni faktor alam, selain tingginya intensitas curah hujan dan berlangsung lama, di waktu yang bersamaan juga kondisi Sungai Mahakam juga sedang pasang.
"Bapak menjelaskan semalam, banjir ini memang murni karena derasnya hujan dan pasangnya sungai Mahakam, tentu setelah melihat langsung situasi kondisi semalam akan ada tindakan tanggap darurat yang akan dilakukan pemerintah agar banjir tidak parah atau bahkan semakin parah seperti tadi malam," jelas Dedi.
Situasi banjir berangsur surut menyusul mulai redanya hujan tadi malam dan kondisi pasang sungai yang mulai surut.
Pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Kukar Idaman tetap mengimbau kepada warga khususnya di kawasan perbukitan untuk mengantisipasi terjadinya longsor, serta cepat melaporkan kepada pemerintah setempat jika ada sesuatu dan hal yang mengancam jiwa dikarenakan kondisi alam yang sekarang susah diprediksi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur