JPO yang dulunya baru berbentuk konstruksi baja bagian atasnya saja, belum dicor semen dan dipasang pagar, SKK Migas memberikan bantuan berupa sentuhan akhir terhadap pembangunannya.
"Termasuk di bawahnya nggak ada semua itu. Termasuk sekarang dipasangi lampu-lampu di sepanjang jalan, itu dibantu SKK Migas. Nilainya kurang lebih 900 sekian juta hampir satu miliar," jelasnya.
Dia berharap terdapat program lanjutan mengingat di kawasan CBD itu bakal dibangunkan beberapa tenant untuk UMKM dari 18 kecamatan. Ini, lanjut Sunggono, sudah dikonstruksikan untuk menjadi destinasi wisata baru di Tenggarong khususnya bagi masyarakat yang ingin berakhir pekan.
"Mudah-mudahan ini bukan yang terakhir ya, tadi disampaikan oleh pak bupati juga. Mudah-mudahan masih akan ada kerjasama lain yang lebih bersesuaian dengan kebutuhan masyarakat," tandasnya.
Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul, Azhar Idris mengungkapkan, ini merupakan salah satu dari sekian banyak program rutin tanggung jawab sosial perusahaan. Dia menyebut Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang masuk di wilayah Kukar memiliki program pengembangan masyarakat, bantuan rakyat, maupun bantuan darurat.
Bicara soal mobil jenazah yang diberikan, Azhari mengatakan bahwa itu sangat dibutuhkan sejak maraknya Covid-19 beberapa waktu lalu. Karena saat itu dalam proses pemesanan hingga proses pembuatannya cukup memakan waktu, mobil jenazah ini baru bisa diberikan hari ini.
"Alhamdulillah sudah bisa kita berikan dan mudah-mudahan kita masih bisa terus berkontribusi dalam bentuk-bentuk lain di masa yang akan datang, bersama-sama membangun kabupaten Kukar," sebutnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah