"Ternyata kerusakan kabel itu parah, karena harus digali dan terutama masalah travo-nya itu untuk suplay power seluruh Pulau Kumala," katanya kepada korankaltim.com, Rabu (11/5/2022).
Slamet mengungkapkan, perbaikan jaringan hingga pasca libur lebaran ini tetap berlangsung. Pihaknya berharap bisa secepatnya selesai mengingat sumber daya dari Pulau Kumala ini semua infrastruktur sarana prasarana baik operasional maupun wahana permainan hingga kebutuhan air bersihnya disuplay utama dari sumber tenaga listrik.
"Yang pasti on progres terus perbaikannya, sekarang listrik sudah boleh masuk tinggal kabel, sarana air bersihnya kan sumbernya dari listrik itu untuk pengolahan juga pendistribusian. Kebel itu harus baiki, merunut ulang lagi karena ada sistem suporting travo-nya menuju ke air bersihnya itu. Banyak titik jaringan listrik dan pulau yang begitu luas serta usia jaringan listrik yang sudah cukup tua juga," ungkapnya.
Selain itu juga, perbaikan kabel ini juga kembali dilakukan secara ulang lagi karena sempat ada miskoordinasi dengan OPD lain yang telah melakukan pembangunan sarana prasarana penunjang wisata di Pulau Kumala.
"Sehingga kemarin itu juga banyak jaringan yang putus akibat kurang koordinasi pas pembangunan ruko-ruko dari kawan-kawan instansi lain itu. Di situlah banyak kabel yang kena itu, khawatir dan takut-takut juga kita kalau ada apa-apa karena kan rentan korslet," terangnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah