Namun hari Minggu kemarin akhirnya banyak yang bersedia hadir dan terlaksana kegiatan buka puasa bersama ini.
"Terkesan dadakan, tapi justru bisa terlaksana. Kami masak bareng dan menyiapkan hidangan berbuka sama-sama. Bertahun-tahun akhirnya bisa tatap muka langsung setelah selama ini hanya berkomunikasi lewat grup WA dan media social saja," kata Rina kepada Korankaltim.com Senin (25/4/2022) hari ini.
Selain ajang merajut tali silaturahmi, buka puasa bersama dirangkai salat Isya dan taraweh berjamaah yang dipandu langsung Ustadz Muhammad Zaid ini juga menjadi momen rekonsiliasi menyampaikan permintaan maaf kepada sesama alumni jika di masa saat-saat sekolah dulu pernah melakukan kesalahan baik sengaja maupun tidak, serta kembali mengingat-ingat kejadian seru yang pernah terjadi semasa berseragam putih biru di sekolah yang beralamat lengkap di Jalan Pateh Kota, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong ini.
Rina menegaskan meskipun masih banyak anggota keluarga alumni SMPN 2 Tenggarong angkatan 2003 yang berhalangan hadir namun diharapkan tetap diberikan kelimpahan rejeki dan kesehatan agar suatu saat bisa kembali berkumpul.
"Yang tidak bisa hadir kami video call dan zoom meeting. Semoga Lebaran kami bisa adakan halal bihalal dan kembali bertemu," harap Rina.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur