Pengujian ini untuk memastikan jajanan atau takjil yang
dijual di pasar Ramadan ini terjamin dari zat-zat berbahaya. Sekretaris Daerah
(Sekda) Kukar Sunggono mengucapkan terima kasih kepada BBPOM Samarinda yang
telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kukar melalui uji sampel makanan
ini.
Terlebih saat Ramadan ini, secara bersama pihaknya ingin
memastikan jajaran yang disajikan di rumah tangga terjamin keamanannya. BBPOM
mendatangkan mobil laboratorium untuk menguji sampel makanan tadi secara
langsung.
"Alhamdulillah, dari 20 sampel tadi yang diambil
sebagai responden begitu, untuk memastikan keamanannya, semuanya tidak ada
terindikasi menggunakan bahan berbahaya dan beracun," kata Sunggono.
Hasil dari uji makanan tadi setidaknya memberikan ketenangan
kepada masyarakat, bahwa jajanan yang mereka beli di pasar Ramadan ini dalam
keadaan aman. Terlebih lagi, situasi Pandemi Covid-19 yang cukup kondusif
menjadikan banyaknya berdiri pasar-pasar Ramadan di beberapa titik kota
Tenggarong. Sunggono berharap masyarakat menggunakan bahan-bahan dasar yang
sesuai dengan standar kesehatan.
"Karena sebagian penjual ini juga bukan orang yang
menjual makanan buatannya sendiri, tapi titipan dari pihak lain, termasuk juga
bahan bakunya berasal dari toko yang diambil seperti mi tadi. Semua
mengindikasikan tidak ada yang menggunakan bahan berbahaya dan beracun,"
ujar Sunggono.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah