"Setelah membuka pendaftaran untuk kepala SMP - T YPLK beberapa bulan yang lalu di media cetak hingga pendaftaran ditutup terdapat 10 orang yang mengambil formulir namun hanya delapan orang yang mengembalikan formulir untuk siap mengikuti fit and proper test. Mereka ialah, Baharuddin, Haeruddin, Sitti Aminah Arifin, Andi Besse Alam, Irmayani, Fitriani, Nendi Widiyanto, dan Junaidi," kata Pakhruddin kepada korankaltim.com, Selasa (29/3/2022).
Pakhruddin mengungkapkan dari delapan orang yang telah mengikuti fit and proper test pada Senin kemarin, terdiri dari lima orang yang berasal dari dalam lingkungan SMK Geologi Pertambangan dan ada tiga orang diluar SMK Geologi Pertambangan. Sebagai informasi SMK Geologi Pertambangan ini juga merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan YPLK.
"Adapun tim penguji kemarin terdiri dari saya sendiri, Pakhruddin, Sabir Nawir, Abdurrahman K dan Nasaruddin, Alhamdulillah pelaksanaan fit and proper test berjalan lancar," ungkapnya.
Dirinya menegaskan pelaksanaan fit and proper test calon Kepsek SMP Teknologi ini hanya dipilih satu orang terbaik dari yang terbaik. Ialah yang memiliki nilai tertinggi dari tiga besar yang ikut fit and proper test.
"Tidak menutup kemungkinan yang tidak terpilih akan kita pertimbangkan menjadi wakil kepala sekolah. Untuk penetapan calon kepala sekolah menjadi kepala sekolah akan ditentukan dalam waktu yang tidak lama melalui rapat kolektif antara pengurus yayasan dengan tim penguji mengingat pendaftaran siswa-siswi baru sudah mulai berjalan di sekolah-sekolah lain," demikian Pakhruddin.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah