Aulia Rahman Basri secara resmi menjadi pucuk pimpinan Kadin Kukar yang beranggotakan 88 orang pengurus dari berbagai unsur kelompok dan golongan serta himpunan penggiat pelaku usaha dan kontraktor lokal serta praktisi hukum dan akademisi.
Selain jajaran dari Kadin Provinsi Kaltim, pelantikan ini turut dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid dan Forkopimda Kabupaten Kutai Kartanegara. ARB dalam sambutannya mengatakan di pengurusan Kadin yang baru ini, peningkatan kompetensi SDM menjadi salah satu prioritas kerjanya.
"Peningkatan kompetensi, kami Kadin Kukar siap mendukung dan bersama-sama pemerintah untuk mensukseskan pembangunan di Kukar sesuai dengan tagline dan slogan Kukar Idaman Inovasi Berdaya Saing dan Mandiri yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera bahagia. Tentu hal ini diharapkan adanya keterlibatan Kadin Kukar, pihak swasta, pemerintah dan akademisi untuk berkolaborasi," katanya.
Aulia juga mengharapkan agar Kadin Kukar ke depan menjadi bagian stakeholder yang dilibatkan dalam promosi daerah dan investasi daerah dengan bermitrakan bersama kawan-kawan pengusaha lokal.
"Kadin bisa terlibat aktif melakukan promosi dan investasi semua sektor yang ada di Kutai Kartanegara. Kami mohon dukungan dan doa semoga pengurus Kadin kali ini lebih memberikan manfaat dan kontribusi yang lebih untuk kabupaten Kukar," harap Aulia.
Hal senada disampaikan Ketua Kadin Provinsi, Dayang Donna yang menyatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada Bupati Kukar yang menegaskan bahwa posisi Kukar bukanlah daerah penyangga namun sebagai mitra IKN.
"Kami apresiasi, sebagai daerah yang beririsan langsung, sebagai partner yang selalu bersinergi, wilayah Kukar berkaitan dengan interkoneksivitas wilayah mulai dari infrastruktur, jembatan, sanitasi, pengembangan SDM, maka disinilah peran Kadin Kukar ikut mendukung secara detail rencana tata ruang pengembangan pusat pembangunan IKN. Dengan dilantiknya hari ini maka Kadin Kukar resmi menjadi peserta penuh pada Musprov Kadin bulan Mei mendatang, kami mengundang dan sampai jumpa kembali di Musprov Mei nanti," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah berpesan agar para pengurus Kadin yang baru saat ini harus saling bekerja sama dan tutup rapat lembaran perbedaan pendapat dan dukungan yang sempat terjadi pada pelaksanaan Musda Kadin Kukar beberapa waktu lalu.
"Di musyawarah itu kan sudah disepakati bersama dan tutup lembaran perbedaan itu kita buka lembaran yang baru untuk kemajuan bersama, saya tahu pengurus Kadin ini berbeda bendera dan warna, tapi saya minta untuk kepentingan Kukar maka kita harus bersatu. Disini kita diuji kedewasaan kita bagaimana kita bisa melakukan pekerjaan ini bisa proporsional serta terwujudkan dengan baik. Kadin harus benar-benar menjadi kamar dagang dan industri, bukan seperti yang berkembang di stigma tengah-tengah masyarakat, harus diubah pola pikir dan budaya kerjanya," harap Bupati.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah