"Kami sudah meliburkan selama empat hari sejak pekan lalu, harusnya hari ini tadi kami sudah masuk namun karena salah satu guru kami baru keluar hasil PCR-nya dan dinyatakan negatif dan yang bersangkutan masih ragu, makanya kita masih liburkan dulu, sambil tetap belajar daring," katanya kepada korankaltim.com, Selasa (1/3/2022).
Ismid mengungkapkan, pekan lalu pihak, sekolah didatangi oleh petugas Puskesmas Mangkurawang untuk dilakukan pemeriksaan Swab dan diketahui ada belasan siswa dan guru yang juga positif.
"Keesokan harinya kami langsung liburkan sekolah, namun kita lakukan tes PCR lagi, dan diketahui hanya satu murid dan dua guru yang positif. Namun demikian saat ini kondisi mereka baik-baik saja dan rencananya pada pekan ini kami akan kembali langsungkan masuk sekolah lagi sambil koordinasi dengan pihak Puskesmas," ungkapnya.
Ismid menegaskan apa yang telah dilakukan oleh pihak sekolah ini sudah sesuai dengan arahan arahan pemerintah dalam penanganan Covid-19.
Pihaknya juga berharap agar hal ini bisa dipahami secara bersama dan sebagai bahan edukasi dan pembelajaran bagi semua pihak pentingnya menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan seluruh warga sekolah. "
"Jumat kami akan masuk sekolah lagi sembari ada kegiatan vaksinasi tahap kedua, toh juga kami sudah terapkan 50:50 untuk PTM nanti. Untuk persentase murid kami yang sudah divaksin sudah 95 persen," pungkasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah