Bahkan menurut tokoh agama Kukar, Iryanto, banyak orang tua yang akan mengeluarkan anak dari ponpes menyusul kasus asusila ini.
"Para kyai dan ustaz dan ustazah baik tenaga pendidik dan pendiri serta pimpinan ponpes memang jengkel dengan persoalan ini. Banyak orang tua wali santri yang akan mengeluarkan anak. Perlu dipahami bersama ini adalah ulah oknum bukan berarti seluruh ponpes seperti itu," ucapnya.
Iryanto mendukung aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku.
"Atas nama pribadi saya mendorong pihak berwajib untuk bisa menegakkan hukum dengan yang setegak-tegaknya. Banyak orang yang pintar dan bisa dicetak, namun oknum ini kita akui pintar namun tidak pada morilnya. Itu penyakit moril dan ini harus dihukum seadil-adilnya," harap Iryanto.
Kepala Kantor Kemenag Kukar, H Mukhtar mengimbau masyarakat untuk tenang. Dia meyakinkan bahwa kasus tindakan asusila ini tidaklah mencerminkan secara keseluruhan ponpes yang ada.
"Kami memastikan kalau itu adalah ulah oknum, bukan secara kelembagaan ponpes. Kami juga akan me-review dan akan menjadi catatan bagi pondok pesantren yang bersangkutan. Kami akan berikan teguran keras hingga sampai pencabutan izin beroperasinya," ucapnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah