Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menyatakan dukungannya terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di tanah Kaltim yang merupakan bagian dari kawasan Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
“Kabupaten Bone tentu mendukung pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Saya selalu menyatakan provinsi yang paling bersyukur adalah Kaltim, karena sudah ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara, seandainya ini bisa diminta, tentu saya meminta (IKN) diletakkan di Bone,” kata Andi Fahsar kepada awak media, disela-sela kunjungan ke Kedaton Kesultanan Kutai di Tenggarong siang tadi.
Menurutnya, keputusan pemerintah pusat meletakkan atau memindahkan IKN yang baru di Kaltim adalah langkah yang tepat dan dia berharap, peran Kabupaten Bone kedepan bisa menjadi salah satu penyangga IKN dalam hal kebutuhan pangan.
“Ya memang sudah begitu, sebuah pertimbangan negara memang harus disini (Kaltim), dan kami berterimakasih, karena paling tidak kebutuhan terutama pangan ya harapan kita dari Sulawesi Selatan terutama di Bone,” ucapnya.
Sementara Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H Aji Muhammad Arifin menyambut baik kedatangan rombongan Kesultanan Bone dan Gowa yang hadir ke Kukar.
Sultan menyatakan menyambut positif karena jika bicara masalah sejarah, Kutai, Bone, Wajo, Gowa itu satu rumpun sejak jaman dulu masih jaman kerajaan hindu beralih ke islam, dengan adanya almarhum raja Muhammad Idris, Raja ke-14 Kutai sampai berikutnya ini silaturahmi terus terjaga.
“Jadi silaturahmi kita ini bukan saat sekarang saja, namun dari jaman dulu hingga sekarang. Syukur alhamdulillah terimakasih lah, kita tidak pernah ke Bone, jadi orang Bone yang datang ke tempat kita, alhamdulillah, nanti gantian kita yang berkunjung kesana,” terang Sultan.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur