Jajaran Polda Kaltim bersama para istri disambut Yang Mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI H Aji Muhammad Arifin beserta permaisuri dan jajaran petinggi kesultanan di Kedaton, Tenggarong.
Sultan Aji Muhammad Arifin mengaku sangat senang dengan kunjungan Kapolda beserta jajaran usai peresmian SPN yang terletak di kawasan Kutai Kartanegara tepat di Desa Margahayu Jonggon Kecamatan Loa Kulu.
Berkaitan dengan hal ini tentu pihaknya dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura mendukung penuh pembangunan IKN di Kalimantan Timur sehingga Kesultanan akan berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kalimantan Timur.
"Kami bersyukur dan mengucap Alhamdulillah dengan adanya Sekolah Polisi Negara di Kutai Kartanegara, kita ini merupakan Ibu Kota Negara yang baru, tentu saja kita di Kutai ini sebagai daerah penyangga dari IKN, dengan adanya SPN tentu lebih meningkatkan lagi fungsi kita sebagai penyangga IKN," kata Sultan kepada Korankaltim.com.
Menyikapi kunjungan silaturahmi Kapolda Kaltim beserta jajaran, Sultan Kutai menyebutkan hal ini adalah kunjungan layaknya keluarga yaitu seorang anak yang mendatangi orang tuanya.
"Bapak dengan anak dan kami silaturahmi. Saya berterima kasih selama ini Polda Kaltim menjadi poros utama dalam menciptakan Kamtibmas di Kaltim juga Kutai Kartanegara. Mudahan saja dengan adanya pendidikan (SPN) bersama seluruh suku-suku yang ada di Kaltim sini semua membaur menjadi satu dan menjunjung persatuan selalu," terangnya.
"Mudahan di Kaltim ini terus aman tentram damai. Kami di Kesultanan berharap anak kita yang di Polda ini terus menjaga ketertiban di Kalimantan Timur ini supaya aman, mudahan kedepannya kita ini lebih baik, karena kita selama ini di Kaltim ini aman dan jangan ada gesekan, itu saja," timpal Sultan.
Hal senada ditambahkan Kapolda Kaltim Imam Sugianto yang menyatakan silaturahmi kepada ayahanda Sultan adalah hal yang wajib bagi siapapun terlebih bagi dirinya yang merasa menjadi warga baru di Kaltim.
"Ayahanda seperti orangtua sendiri, mohon doa restu dalam mengemban tugas amanah yang dibebankan oleh negara kepada saya, terutama Kalimantan Timur inikan akan menjadi Ibu Kota Negara, itu yang harus kita kawal jadi kearifan lokal tetap tumbuh dan berkembang terpelihara walaupun ada Ibu Kota Negara bisa bahu membahu untuk memajukan Provinsi Kalimantan Timur ini," kata Imam.
Selain terus menjaga Kamtibmas, percepatan vaksinasi juga tengah digalakkan Polda Kaltim untuk mencegah varian Omicron. Salah satunya percepatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun dan para Lansia.
"Alhamdulillah kami rapat tiap hari, kemarin juga koordinasi dengan bapak Kapolri diingatkan dan Alhamdulilah semoga mudah-mudahan tidak masuk ke Kaltim, makanya imbauan ke masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan kemudian wajib memakai masker nah itu yang terpenting seperti anjuran dari Bapak Presiden, dan mudah-mudahan konfirmasi (kasus positif) bisa turun di Kalimantan Timur," harap Imam.
Usai acara ramah tamah dan penyambutan, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan Polda Kaltim saling memberikan cinderamata satu sama lain.
Hal ini menyimbolkan bahwa kesatuan dan persatuan tetap harus dijunjung tinggi di bumi manapun untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur