Jalur poros Pendamaran sudah dilakukan perbaikan secara swadaya oleh pemerintah kecamatan bekerjasama dengan perusahaan setempat dan masyarakat penggiat pelaku usaha jasa angkutan barang logistik.
"Mereka mengharapkan perbaikan yang telah dilakukan ini bisa dilanjutkan oleh kehadiran pemerintah untuk melakukan perbaikan secara permanen. Karena camat dan kawan-kawan yang telah memperbaiki jalur itu tidak yakin dengan kekuatan dari perbaikan yang telah dilakukan dengan patungan terkumpul 26 juta kalau tidak salah. Mereka tidak yakin ya namanya saja perbaikan darurat," kata Firnadi Ikhsan kepada Korankaltim.com, Selasa (8/2/2022) hari ini.
Hal senada ditambahkan H Azhari Nuryadi yang berharap pemerintah kabupaten juga turut hadir dalam perbaikan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat kecamatan ulu Mahakam ini.
"Karena rusaknya akses ini, harga-harga kebutuhan pokok dan barang logistik lainnya mengalami kenaikan yang bervariasi. Kami mendesak agar pemerintah dalam satu pekan kedepan sudah bisa menindaklanjuti perbaikan itu supaya bisa perbaikan permanen," harapnya.
Haji Jeong sapaan akrabnya dalam upaya perbaikan nanti oleh pemerintah, pihaknya berharap semoga kondisi alam juga turut mendukung. Karena seperti diketahui kondisi pasang Sungai Belayan menjadi kendala teknis yang menyebabkan susahnya perbaikan jalan dan gorong-gorong dilakukan.
"Semoga air sungai lekas surut dan perbaikan bisa dengan cepat dilakukan, tidak menunggu perbaikan yang ada saat ini kembali rusak lagi. Ini situasi yang darurat dan mendesak. PU juga telah menyampaikan kalau di titik tersebut memang akan ada pekerjaan besar bernilai miliaran, namun kami harapkan kegiatan itu bisa segera dilakukan dengan segera, entah itu dari DAK maupun dari APBD murni, tentu masyarakat inginnya segera," timpal Jeong.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur