Topik utama yang dibahas pada Ngapeh Hambat ini adalah optimalisasi aset dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai upaya peningkatan PAD.
"Sudah sangat lengkap disampaikan
oleh Dokter Yuli (Kadinkes) sebagai pemaparan teknis bentuk contoh keberhasilan pengelolaan BLUD, bagi OPD yang akan memulai ini ya memang doakui sulit, tapi bisa. Dari Ngapeh Hambat ini saya minta ini yang paling utama dalam percepatan, tidak lagi berkutat pada penjelasan regulasi, teknis, yuridis, administratif, semua sudah paham semua, jadi saat ini adalah percepatan," kata Edi Damansyah.
Adapun OPD yang diproyeksikan mampu mengelola BLUD ialah Dispora, Dishub, DLHK, Dispar, Disperindag, Distransnaker, Disbun dan lainnya.
Untuk percepatan ini Edi menegaskan yang pertama dilakukan berkaitan dengan BLUD ialah penyelesaian pembentukan organisasi BLUD-nya, baik dari organisasi nya maupun pelaksanaan nya maupun Standar Operasional Prosedurnya (SOP) serta menyiapkan SDM pelaksana yang menangani.
"Sehingga ini bisa diselesaikan dengan cepat, kalau sudah selesai maka lanjut lagi pada hal-hal kelengkapan lainnya, tapi pokok awalnya adalah organisasi tata laksana dan personil nya. Saya minta bisa dilakukan mulai sekarang, saya beri waktu tiga pekan, jadi diakhir Februari sudah rampung dan disepakati," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur