Kepada Korakaltim.com, Selamet mengatakan dirinya siap bekerja maksimal dan berkolaborasi dengan Direktur Perseroda TP yang juga baru beberapa bulan lalu dilantik, Awang Muhammad Lutfi.
"Iya (pelantikan) Senin kemarin setelah safari subuh di Masjid At Taqwa Kompleks Perkantoran Bupati Kukar. Tentu ini beban berat yang harus kami kerjakan, terlebih lagi kan untuk Perseroda TP sekarang ini tidak ada penyertaan modal," kata Selamet Rabu (26/1/2022) pagi ini.
Jadi beban berat karena Perseroda TP selain harus mengembalikan semua kewajiban yang dulu menjadi penyertaan modal dari pemerintah, juga untuk berupaya memulihkan kondisi perusahaan untuk bertahan.
"Kami ini tidak ada penyertaan modal, namun harus menyelesaikan tanggung jawab kepada pemerintah selaku owner dan pemilik modal, disamping itu juga harus bisa menghidupi diri sendiri," ungkapnya.
Meskipun demikian, Selamet mengaku optimistis Perseroda TP bisa berkontribusi dan tidak menjadi beban daerah lagi di era sekarang dan akan datang.
Langkah pertama yang akan dilakukan Dewas ialah rapat internal dengan Direksi untuk membahas rencana kerja.
"Setelah rapat internal kami laporkan rencana kerja kami dengan tim yang juga dibentuk oleh Bupati. Untuk komposisi struktur jabatan yang ada di perusahaan ya menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Kami akan lakukan se-efisien mungkin dan karena kan bukan minim anggaran, justru tidak ada tersedianya dana, karena saat ini TP adalah masa pemulihan dan perpanjangan nafas untuk tetap hidup," paparnya.
Untuk diketahui, pemilihan Dewas Perseroda TP ini telah melalui tahapan yang panjang. Ada panitia seleksi (pansel) yang berasal dari badan independen dan pihak akademisi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.
Calon Dewas TP pun harus berasal dari pejabat daerah yang masih aktif.
"Kemarin yang mengerucut tinggal tiga orang, Pak Selamet, dan dua orang pejabat tinggi juga yang masih aktif, satu Sekcam dan satunya Kepala Dinas. Tim pansel dari Independen yakni BPKP dan Unmul. InsyaAllah tidak ada unsur kedekatan dan semacamnya, tentu dan InsyaAllah murni penilaian," terang Kepala Bidang Ekonomi Setkab Kukar, Haryo Martani.
"Pak Selamet ini pejabat tinggi aktif, beliau kan sekarang menjabat Kepala Dinas Pariwisata. Untuk jabatan Dewas TP ini beliau periode nya 2022-2026. Untuk TP sementara ini Dewas nya unsur pejabat daerah saja karena menyesuaikan dengan kemampuan anggaran," tutup Haryo.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur