Kepala Bidang Perekonomian Setkab Kukar, Haryo Martani mengatakan, Dewan Pengawas unsur pejabat yang melengkapi kursi dewas di Perumda Tirta Mahakam ini berasal dari Dinas Perhubungan Kukar.
"Beliau di Dinas Perhubungan, menjabat sebagai salah satu kepala bidang di sana. Dengan telah dilantiknya Pak Yudi maka sudah lengkap semua kan dewan pengawas jumlah keseluruhan ada tiga untuk Perumda Tirta Mahakam. Pak Sabran dari akademisi, Pak Supri dari independen, Pak Yudi dari unsur pejabat," katanya kepada korankaltim.com, Selasa (18/1/2022).
Haryo memastikan bukan berarti masing-masing tiga dari dewas ini bertugas mengawasi dari tiga orang masing-masing direktur yang ada di Perumda Tirta Mahakam. Namun ketiganya menjadi pengawas kinerja Perumda Tirta Mahakam secara umum. "Mengawasi secara umum, bukan satu dewas mengawasi satu direktur enggak seperti itu," ungkapnya.
Dewas Perumda Tirta Mahakam dalam pelantikannya tidak bersamaan, artinya masing-masing dewas memiliki periodesasi jabatannya sendiri-sendiri dan tidak bersamaan. Dari unsur akademisi, Sabran dilantik pada 2021, dari unsur independen Supriyanto di bulan-bulan akhir tahun 2021 dan unsur pejabat yakni Yudi dilantik di awal tahun 2022 ini.
"Kalau yang 2021 sampai 2025, kalau Pak Yudi ini sampai 2026. Semua empat tahun, tidak masalah dewan pengawas ini jabatan periodesasinya berbeda. Tidak ada larangannya juga, malah kalau saya nilai lebih bagus karena kalau nanti ada kekosongan kan bisa langsung ada yang mengisi, ada hikmahnya di situ," jelasnya.
Diharapkan dengan adanya dewas maka kinerja Perumda Tirta Mahakam bisa semakin lebih baik dan bekerja secara terukur dan memiliki target kinerja dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar layanan air bersih kepada seluruh masyarakat Kutai Kartanegara.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan