Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kukar H Saparuddin Pabonglean.
"Kukar kan tidak ada kasus, mudah-mudahan nihil dan seterusnya. Saya termasuk orang yang mulai dulu mendorong untuk segera menggelar PTM dengan protokol kesehatan ketat apalagi sekarang sudah kesepakatan 4 menteri untuk menyelenggarakan PTM secara full dan enam jam," kata Saparuddin kepada Korankaltim.com, Selasa (11/1/2022) pagi tadi.
Wakil rakyat yang berlatarbelakang tenaga pendidik ini pun berharap agar Disdikbud Kukar segera menindaklanjuti surat keputusan bersama 4 menteri, juga termasuk mensosialisasikan kepada seluruh stakeholder termasuk sekolah.
"Agar kemudian sekolah, orangtua dan pihak terkait tidak ragu-ragu lagi melaksanakan pertemuan tatap muka secara total seperti biasa, namun tetap mengedepankan kewaspadaan kita menerapkan protokol kesehatan sembari menunggu terkait perkembangan omicron ini juga beritanya sampai 200an se-Indonesia," ujar Saparuddin.
Kewaspadaan tetap diutamakan dan memang diketahui secara pasti kasus omicron sejauh ini rata-rata dibawa oleh pelaku perjalanan dari luar negeri.
"Memang virus Omicron ini rata-rata dari luar negeri tapi kan juga diwaspadai, mudah-mudahan tidak sampai ke Kaltim, masyarakat umum juga diminta saling upaya pencegahan dengan tetap prokes ketat," tutup Saparuddin.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur