Awalnya jasad Misran terlihat warga di sekitaran Teluk Dalam yang langsung diinformasikan kepada Tim SAR Gabungan. "Titik pas penemuannya di penumpukan pasir Teluk Dalam, ada pelabuhannya di situ, tersangkut di kayu tiang pelabuhan," kata Personel SAR BPBD Kukar yang melakukan evakuasi, Ali Yusnie kepada Korankaltim.com pagi tadi.
Arus di sungai cukup deras selama beberapa hari pencarian wajar jika jasad Misran ditemukan cukup jauh dari lokasi hilangnya di Bengkinang.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR pada pencarian hari ketiga ditutup sementara jasad Misran dievakuasi dan diantarkan ke rumah duka.
"Operasi SAR dinyatakan selesai, kami usulkan untuk ditutup dan unsur SAR yang terlibat kami kembalikan ke satuan masing-masing dan kami ucapkan terima kasih," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan, Melkianus Kotta.
Diberitakan sebelumnya, Misran diketahui melarikan diri alias kabur saat keluarganya hendak membawanya kembali ke rumah sakit jiwa hari Sabtu itu jam 10 pagi. Ketua RT 12 Loa Tebu Johansyah mengatakan kabur menggunakan perahu ketinting dan mengitari sungai Mahakam kawasan Bengkinang namun kapal yang digunakannya menghantam ponton dan Misran melompat ke sungai sampai akhirnya hilang.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur