Komisaris Pertandingan Arkan Fight Championship, Rony A mengatakan kejuaraan bela diri yang memperebutkan sabuk emas bergilir Alif Turiadi ini memiliki peraturan yang berbeda dengan kompetisi lainnya. "Para petarung dituntut merawat nilai-nilai tradisi," katanya kepada korankaltim.com, Jumat (7/1/2022).
Rony yang juga Ketua Harian Asosiasi Seni Tradisi Nasional (ASTA) Kaltim ini mengungkapkan, kejuaraan ini menggabungkan seluruh cabang olahraga bela diri. Saat bertanding, para petarungnya harus memiliki nilai-nilai tradisi seperti kerendahan hati dan jiwa sportivitas.
"Contohnya, petarung dilarang memukul lawan yang sudah terjatuh. Ini untuk mencerminkan sikap kesatria, rendah hati, dan tidak dendam dari petarung,” ungkapnya.
Sebagai informasi Arkan Fight Championship ini diselenggarakan oleh ASTA berkolaborasi dengan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.
Sejak babak penyisihan hingga semifinal yang digelar Rabu dan Kamis kemarin, antusias warga masyarakat sangat tinggi karena selain menyuguhkan tontonan yang seru, kompetisi ini juga bertujuan untuk mendukung pariwisata di Kukar.
"Pesertanya dari berbagai macam atlet berbeda-beda Cabor, berasal dari berbagai wilayah di Kaltim, ada satu atlet luar daerah yakni dari Bali, hari ini libur dulu tidak ada pertandingan guna recovery seluruh peserta untuk laga final besok, Sabtu 8 Januari," sebutnya.
Ia menegaskan pada gelaran ini para petarung boleh melakukan teknik tendangan kaki dan membanting dengan memegang area pinggang. Namun tidak boleh menangkap kaki seperti gulat. Termasuk pukulan siku tangan dengan gerakan putaran badan, juga dilarang. Teknik ini dianggap membahayakan petarung. Sedangkan tendangan lutut, dibolehkan. Tendangan ini disebut yang membedakan Arkan Fight Championship dengan bela diri lainnya.
"Ada dua kelas yakni putra dan putri. Kelas putra merujuk berat badan dari 45 hingga 93 kilogram. Sedangkan kelas putri dari 45 sampai 70 kilogram," demikian Rony
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan