" Pak Asisten II bidang pembangunan menyampaikan dan mengarahkan bahwa itu bagian daripada Forum TJSP, jadi di situ diharapkan peran serta perusahaan yang ada dan yang melewati di situ, harus berperan memperbaiki jalan yang rusak, nama ruasnya orang memahami memang Tuana Tuha Sebelimbingan, tapi nama Dusunnya Pandamaran, kita berharap peran serta TSJP perusahaan-perusahaan yang lewat di situ," katanya saat dikonfirmasi korankaltim.com, Rabu (5/1/2022).
Restu mengungkapkan keterlibatan Forum TJSP memang sesuai kesepakatan dan Dinas PU pun dalam hal ini juga terlibat untuk upaya perbaikan. Bahkan pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi beberapa kali untuk upaya penanganan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Hulu Mahakam tersebut.
"Sudah ada beberapa kali pertemuan akhirnya diputuskan nanti PU ngerjakan boxcalvert-nya, nanti kalau nimbun itu perusahaan. Nah terus sudah kita kerjakan boxcalvert namun sampai hari ini komitmen untuk menimbun masih tanggung jawab perusahaan, yang pasti kami sudah mengerjakan apa yang menjadi kesepakatan, jadi tinggal dari perusahaan," ungkapnya.
Restu pun menegaskan pada posisi ini Dinas PU telah melakukan tugasnya, ia pun menegaskan kalau memang terkesan lambat pihaknya siap menyanggupi menyelesaikan semua pekerjaan, namun arahan dari Asisten II hal tersebut jangan dilakukan karena menghormati kesepakatan bersama serta memberikan pemahaman kepada perusahaan agar turut berperan.
"Kita juga sudah koordinasi, saya telpon Bidang Pembangunan. 'kalau lambat nanti dikira PU lagi ini yang main-main, mending kami tangani sekalian, ahh tidak usah dulu kata Bidang Pembangunan, dan itu sudah disampaikan ke pak Asisten II karena itu bagian daripada inginnya turut serta perusahaan-perusahaan yang ada disana, jadi ya kita menunggu dulu arahan dari atasan. Ini memang harus dikonfirmasi, karena kalau tidak terkonfirmasi ya pemahamannya masyarakat berbeda-beda," tegas Restu
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan