"Badak Baru, Muara Badak Ilir dan Muara Badak Ulu. Hujan dini hari tadi yang cukup lama sekitar 1,5 jam hingga dua jam, juga akibat kondisi alam yaitu pasang air sungai, atau kita bilang itu air sungainya 'nyorong'," kata Nurhaeda kepada korankaltim.com, Selasa (4/1/2022).
Nurhaeda mengungkapkan dua desa yakni Muara Badak Ilir dan Muara Badak Ulu berada di bantaran Sungai Muara Badak, sehingga ketika kondisi alam yakni terjadinya air pasang sungai maka beberapa kawasan di dua desa ini terendam banjir termasuk sebagian di Desa Badak Baru juga terendam banjir.
"Untuk kondisi saat ini di Badak Baru sudah mulai surut, di Badak Ilir dan Ulu ada yang masih tergenang dan ada sebagian yang mulai surut. Biasanya itu nanti ba'dha Dhuhur air sungai mulai 'nyorong' pasang lagi, ya mudahan saja tidak terlalu tinggi," ungkapnya.
Ketika ditanya apakah ada persoalan drainase, Sekcam yang terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi banjir ini menegaskan hal tersebut masih akan ditinjau ulang, karena menurut laporan dari warga bahwa ada penyempitan aliran sungai atau drainase yang berada di wilayah ulu.
"Laporan masyarakat seperti itu, namun kita akan kroscek lebih tepatnya seperti apa, ya wajarlah kalau warga memberikan laporan ya, makanya belum kita pastikan, benar tidaknya bahwa ada penyempitan di kawasan ulu nya itu," demikian Nurhaeda.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan