Murid kelas dua SD 005 Desa Loa Pari ini merasakan ketakutan yang mendalam sembari pasrah dengan keadaan serta tetap berusaha bersama keluarganya. Pasalnya rumah yang selama ini jadi tempatnya berteduh bersama orangtua dan neneknya juga sepupu terdekat lainnya ini hanya berjarak satu rumah saja dari rumah yang terbakar.
"Om petugas kebakaran ya, oh bukan ternyata om penulis berita, ya Alhamdulillah om dan tadi saya ya berdoa saja Om, Alhamdulillah Allah melindungi rumah kami," katanya dengan polos dengan masih mengenakan seragam sekolahnya saat ditemui Korankaltim.com pagi tadi.
Berkat kesigapan para petugas kebakaran dan relawan beserta Balakarcana lintas kecamatan bersama warga setempat, api berhasil dipadamkan. Musibah kebakaran yang terjadi tepat pukul 07.10 WITA ini tentu mengagetkan semua warga Desa Loa Pari dan desa kawasan lainnya yang ada di Kecamatan Tenggarong Seberang khususnya di daerah bantaran sungai Mahakam.
Musibah yang terjadi tepat pada saat jam mulai ingin beraktivitas ini menyisakan pilu mendalam lantaran 5 KK 19 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggalnya.
Seorang relawan yang juga Wakil Ketua BPD Loa Pari Aidil Fitriansyah mengungkapkan pihaknya saat ini sedang bersama-sama keluarga korban. "Iya ini sedang membantu warga, mereka masih shock atas musibah ini," kata Aidil.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur