Dari informasi yang dihimpun Korankaltim.com pagi ini, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang berada di lantai dua.
Perwakilan relawan Balakarcana Desa Loa Pari yang juga Wakil Ketua BPD Loa Pari Aidil Fitriansyah memastikan tidak ada korban jiwa pada musibah ini.
Mereka bersyukur berkat kesigapan para relawan dan warga setempat yang bergotong royong melakukan upaya pemadaman ditambah dengan tenaga Balakarcana lintas kecamatan yang turut serta membantu di lapangan membuat api dengan cepat berhasil diatasi.
"Tidak sampai satu jam sudah habis dua rumah karena berdekatan sekali dan bangunannya dari kayu. Kalau rinciannya ini dua bangunan yang terdampak, yaitu garasi dan rumah sebelahnya, rusak ringan. Dua rumah habis," kata Aidil kepada media ini pagi tadi di lokasi kebakaran.
Dua rumah yang ludes milik satu keluarga besar dan dari keterangan warga, seorang penghuni rumah yang terbakar mengalami luka di bagian punggungnya karena tertimpa runtuhan kayu yang terbakar api.
"Dari keterangan warga yang ada disebelahnya, api itu memang dari loteng, korsleting listrik. Setelah api membesar, memang ada suara ledakan tabung gas, yang besar kemungkinan karena terbakar api yang disebabkan dari korsleting listrik itu," papar Aidil.
Saat ini upaya pemadaman sudah selesai dan para korban mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Akibat musibah ini lima Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 19 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Rinciannya, di rumah Hj Mastuti sebanyak 3 KK 14 jiwa (3 laki-laki 11 perempuan) sementara kediaman Hj Riana 2 KK 5 jiwa (3 laki-laki 2 perempuan).
Aidil yang turut serta dalam upaya pemadaman mengaku kendala yang dihadapi ialah belum padamnya listrik. Beruntung upaya penyiraman belum dilakukan dan sambil menunggu pemadaman listrik yang dilakukan PLN, mereka melakukan penyiraman bangunan yang ada di sisi kanan ( rumah tetangga) dan depan (garasi) dari rumah yang terbakar.
"Pas kami lakukan penyiraman ternyata listrik masih aktif, beruntung selang-selang masih belum basah, jadi kami putuskan untuk menyiram membasahi bangunan yang berada didekatnya, kalau dua rumah yang terbakar ini sudah tidak mungkin bisa diselamatkan lagi karena api terus membesar," jelasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur
Yuk Tonton Videonya Wal......