"Terimakasih atas dukungan nya terkhusus Ketua KONI Kukar dan penasehat VS Club Salehuddin, Ketua Pengkab TI Kukar dan TI Kaltim juga Pemkab Kutai Kartanegara melalui Dispora. Setelah sekian lama akhirnya di Kukar ada lagi kejuaraan taekwondo seperti ini," ujar Meon, sapaan akrab Simeon Palinggi, kepada Korankaltim.com siang tadi.
Dewan Penasehat VS Club Taekwondo, Salehuddin menyebutkan, meskipun gelaran ini yang pertama namun diharapkan menjadi awal yang baik bagi atlet yang berasal dari Balikpapan, Samarinda, Bontang terutama bagi Kukar.
"Sebagai dewan penasehat saya berterima kasih kejuaraan ini bisa terselenggara, sekali lagi kami selama ini telah melakukan fasilitasi, namun 2 tahun ini tidak memungkinkan dilaksanakan karena pandemi, jadi ini momentum sebagai persiapan anak-anak pemanasan menuju Porprov VII tahun 2022 di Berau. Mudahan kondisinya tidak Covid, mudahan di ujung 2022 kita akan fasilitasi lagi kegiatan seperti ini, ini bagian momentum untuk kebangkitan taekwondo di Kutai Kartanegara," Salehuddin yang juga legislator Karang Paci ini.
Ketua KONI Kukar Rahman menjelaskan, mereka siap memberikan dukungan penuh sebagai pembinaan semua cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Kukar.
Pembinaan yang baik ialah dengan secara berkala menggelar kejuaraan seperti ini.
"Kukar ne lawas perai ndik pernah ada lagi kejuaraan tegak ini (Kukar sudah lama tidak pernah ada kejuaraan seperti ini), saya punya visi dan misi bukan hanya di taekwondo, semua cabor saya tegaskan tidak ada lagi atlet mutasi, saya ingin anak-anak asli Kaltim asli Kutai Kartanegara. Juara dengan atlet luar itu ndik bepaedah (tidak berguna), biar kalah yang penting atlet asli urang Etam (orang sendiri). Insya Allah gelaran ini jadi agenda tetap, tahun depan diadakan lagi," papar Maman, sapaan akrab Rahman.
Kejuaraan ini dibuka resmi Bupati Kukar yang diwakilkan kepada Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar H Fida Hurasani.
"Kejuaraan ini adalah proses pembinaan dan berkelanjutan bagi kemajuan olahraga taekwondo. Ini olahraga yang bertumpu dan memanfaatkan kaki dan tangan untuk menyerang dan bertahan. Para taekwondoin memiliki sikap hormat, integritas, kontrol diri dan semangat juang," ucap Fida.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur