Penyerahan bantuan penunjang wirausaha ini sebagai tindak lanjut dari kerja sama MoU Dispora para pemuda masjid. "Salah satunya Irma Masjid ini. Jadi Irma Masjid Sadjid ini diberikan pelatihan keterampilan dan pada saat itu dari Irma minta pelatihan seperti yang diminta yaitu keterampilan sablon baju kaos kemudian desain untuk bikin undangan. Diberikan latihan dengan harapan nanti dengan pelatihan melalui Irma bisa membuka jasa usaha seperti jasa sablon. Ini salah satu program yang kami dorong untuk wirausaha generasi milenial melalui rumah-rumah ibadah. Ini tidak hanya ikatan remaja masjid saja ada juga ikatan pemuda gereja juga diberikan pelatihan," terangnya.
Edi berharap langkah ini sebagai salah satu dorongan untuk memberikan keterampilan dan semangat sehingga generasi milenial ini tidak hanya mendapat keterampilan saja namun juga berani untuk masuk ke dunia usaha.
"Perda 6/2021 itu tentang RPJMD Kutai Kartanegara, sektor pertanian pariwisata dan ekonomi kreatif, nah ini yang kita lakukan hari ini masuk di ekonomi kreatif. Ditegaskan kembali tidak hanya untuk generasi milenial, kelompok masyarakat lainnya bisa dan silahkan saja yang ingin mendapatkan pelatihan di klinik wirausaha Dispora,
Tidak hanya kabupaten ini hingga desa-desa punya anggaran desa untuk menggelar pelatihan itu dan ini disambut dengan kredit Kukar idaman . Disini untuk menyambut ini, kelompok ini diberikan pelatihan keterampilan dan diberikan kemudahan untuk bantuan modal usaha," demikian Edi.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan