Menurut Edi, RSUD AM Parikesit mampu bersaing dan ditetapkan menjadi salah satu RS rujukan regional dengan sarana prasarana yang terus dilakukan pembenahan, salah satunya, layanan yang diresmikan hari ini.
"Pemasukannya sudah bisa digunakan untuk menambah fasilitas sarana dan prasarana di RSUD AM Parikesit," kata Edi.
Diketahui, layanan intervensi jantung ini sebenarnya mulai diupayakan hadir sejak 2020 lalu. Waktu itu, Plt Direktur Utama RSUD AM Parikesit menerangkan bahwa layanan ini perlu mempersiapkan Sistem pelayanannya untuk beroperasi.
"Jadi RSUD AM Parikesit bisa menangani pasien kelainan jantung disebabkan oleh penyumbatan arteri koroner," kata Martina.
Selain itu, penambahan pelayanan kateterisasi jantung ini juga dipersiapkan berbarengan dengan pelayanan radioterapi. RSUD AM Parikesit sendiri bercita-cita untuk menjadi Cancer Center, mereka juga menyekolahkan dokter untuk hemato-onkologi.
Martina menyebutkan, RSUD AM Parikesit terus melakukan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. "Ini merupakan salah satu layanan unggulan yang ditetapkan mengingat RSUD AM Parikesit menjadi rumah sakit rujukan skala regional," sebutnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan