Bertindak sebagai penceramah Al Habib Abdul Qadir Bin Umar Al Hasni, Pimpinan Majelis Habsyi AnNur Perjiwa, KH Asnan bersama anak cucunya yang melantunkan habsy salawatan, Inisiator Ponpes Al Abqory, Nur Salim, Pembina Ponpes, Ustaz Misran, Muwakhif Rahmat Santoso, Perwakilan Takmir Masjid Nurul Iman Desa Perjiwa dan BPD Perjiwa beserta para guru SD 007 dan SD 018 Tenggarong Seberang.
Pengasuh Ponpes Al Abqory Perjiwa, Ustaz Muhibin Ali mengatakan fokus dari pembinaan Ponpes yang dikelolanya bersama sang istri dan disupport langsung secara swadaya bersama masyarakat ini adalah dititikberatkan pada pembinaan menghapal Al-Qur'an dengan metode hanifida.
"Menghapal secara maju, mundur maupun acak. Metode yang digunakan ialah metode hanifida yang memungkinkan anak-anak kita memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata, sebut saja ayat berapa maju dan terbalik, mereka memiliki hafalan karena kemampuan hapalannya bukan menggunakan otak kiri, kita gunakan otak kanan," kata Abah Muhib sapaan akrabnya.
Abah Muhib menyebutkan, sudah sebanyak 100 anak yang mondok. Pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini ia berharap dan berdoa agar dirinya bersama para pengasuh, guru, ustaz dan ustazah tetap diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam mendidik. "Semoga kita bersama tetap memelihara hati dalam membimbing, kami belum ada ketetapan tegas dengan pembinaan, namun alhamdulilah sejauh ini ada saja yang bisa menghidupi hingga tetap berjalannya pondok pesantren hingga saat ini, kurang lebih 100 orang yang mondok di sini dan perayaan tahun ini selain Tablig Akbar hari ini, kemarin kita juga sudah lakukan khitan massal untuk delapan santri kami," sebutnya.
Ia menyampaikan jika tidak ada hambatan, InsyaAllah di Desember nanti kembali akan dilakukan lagi khitanan massal dengan jumlah yang lebih besar lagi. "Terima kasih semoga siapa saja yang berperan dan berpartisipasi mendapatkan keberkahan hidup oleh Allah SWT dan semoga kita nanti dikumpulkan bersama-sama Nabi Muhammad SAW di Jannah Nya kelak Aamiin," tegas Muhib.
Dalam tausyiah memberikan bimbingan serta motivasi pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Al Habib Abdul Qadir Bin Umar Al Hasni menyampaikan, berbahagialah para orang tua wali santri yang menyekolahkan anaknya di Pondok Pesantren, karena melalui pondok pesantren inilah warisan utama dari Rasulullah Muhammad SAW.
"Nabi Muhammad itu tidak mewariskan dinar harta dan kekayaan, tapi warisannya adalah Ilmu. Inilah yang sudah kita lakukan dengan menyekolahkan anak-anak kita di pondok pesantren sehingga setelah dia lulus dari sini maka dia akan membawa ilmu yang bermanfaat kembali ke rumahnya. Kita harus bangga dengan pondok, karena ini pondok adalah lingkungan Rasulullah," ucapnya.
Penulis:Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan