KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim menggelar pelatihan budi daya kelulut yang dilaksanakan di SDN 025 Tenggarong. Pelatihan itu diikuti Kelompok Tani Hutan (KTH) Spontan Madu Lestari bekerjasama dengan Koperasi Kukar Idaman Lestari, Kamis (4/10/2021).
Kelompok Tani Hutan Spontan Madu Lestari dan Koperasi Kukar Idaman Lestari Ikuti Pelatihan Budi Daya Kelulut
2 menit baca867 kali dibaca

Wakil Ketua Koperasi Kukar Idaman Lestari, Edi Saputro, menjelaskan, utamanya kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para peternak ataupun pembudidaya kelulut.
“Sehingga dapat meningkatkan produktifitas madu yang dihasilkan. Kalau produktifitas madu yang dihasilkan meningkat, jelas taraf perekonomian masyarakat akan meningkat. Itu harapan kami, intinya meningkatkan kesejahteraan,” jelas Edi.
Kegiatan itu diikuti oleh puluhan orang, sebagian besar memang berasal dari para pembudidaya kelulut, sisanya adalah mereka yang mau belajar menjadi pembudidaya. “70 persen pembudidaya, sisanya mau membudidaya,” sebutnya.
Untuk diketahui, di Koperasi Kukar Idaman Lestari sendiri ada sekitar 20 anggota yang jadi pembudidaya kelulut. Koperasi ini dapat disebut sebagai central budi daya kelulut di Kelurahan Mangkurawang. Masing-masing pembudidaya memiliki jumlah log yang bervariasi. “Bervariasi dari ada yabg punya dua kotak bahkan ada yang punya 50 kotak, atau 50 log,” tukasnya.
Sementara itu, Lurah Mangkurawang, Sufiansyah Alham menyampaikan, kegiatan ini telah dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Pelatihan ini difasilitasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, Dinas Koperasi dan UKM Kukar, dan Kelurahan.
Disampaikannya, Bupati Kukar Edi Damansyah pun merespon dengan baik kegiatan itu. Dengan harapan budi daya kelulut ini dapat berkembang lebih luas lagi di Kelurahan Mangkurawang. “Beliau antusias dengan kegiatan ini,” ucapnya.
Dia berharap, dengan adanya kegiatan pelatihan budi daya kelulut tersebut dapat membuat Kelurahan Mangkurawang bisa lebih dikenal lagi kedepannya. “Dikenal oleh pihak luar, sehingga pengusaha madu kelulut bisa berkembang,” harapnya.
Kemudian, Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Dianto menuturkan, meski terbilang baru, tapi Koperasi Kukar Idaman Lestari ini terbilang cukup eksis dan aktif mengikuti berbagai kegiatan. “Koperasi ini kalau diliat baru seumur jagung, cuma eksisnya sudah kemana-mana,” tuturnya.
Bahkan, koperasi ini juga cukup aktif berkomunikasi dengan pihak Diskop dan UKM Kukar untuk berkoordinasi soal perkembangan mereka kedepannya. “Mereka sering berkomunikasi dengan kita bagaimana bisa berkembang ke depan, mereka kan tidak hanya kelulut, tapi ada juga olahan lain,” demikian Dianto.
Berita ini sudah tayang di PusaranMedia.com Edisi 04 November 2021









