Terbukti sejak awal pandemi hingga saat ini tren kasus terus menurun namun tidak pernah terjadi gesekan yang melibatkan Satpol PP dengan masyarakat khususnya di kawasan Tenggarong. Hal ini tentu jauh berbeda dengan tindakan represif seperti yang banyak terjadi di luar daerah.
"Bagaimanapun ada tanggungjawab moril dan yang kami tertibkan tidak jauh dari kerabat teman kenalan, walaupuan tidak kenal, namun orang tahu dengan kami, jadi tidak perlu ada hal-hal yang ditonjolkan dan diwah-kan, dengan pendekatan persuasif Alhamdulillah orang-orang pasti tahu dengan penyampaian kami ," kata Kepala Satpol PP Kukar, Fida Hurasani kepada Korankaltim.com, Jumat (22/10/2021).
Kasatpol yang terkenal humanis ini menyatakan, pada intinya masyarakat perlu penyampaian dari para aparat yang menyampaikan dengan baik dan benar serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Gesekan seperti yang terjadi di luar Kukar disebabkan miskomunikasi saja terkait protokol kesehatan.
"Jika ada yang seperti di luaran sana itu dengan penyampaian yang tidak baik dan tidak benar maka terjadilah perlawanan, selama kami sampaikan dengan baik-baik saja Alhamdulillah di Tenggarong khususnya, orang memahami dan baik baik saja. kalaupun memang ada argumen ya celoteh dipinggir jalan, seperti 'baru saja kami duduk pak tolong lah pak' dan alasan lain sebagainya itu, Alhamdulillah selama ini dengan pendekatan humanis semua memahami, bukan hanya aparat, tapi juga pemerintahnya yang luar biasa," papar Fida.
Para personelnya pun secara berkala diberikan pemahaman bagaimana bersikap dan bertindak. Setiap detik dan perwaktu Kasatpol yang akrab disapa Afe ini selalu menugaskan anggota-nya di lapangan untuk memahami dan mengkondisikan dengan situasi yang ada.
"Kalau memang memadai, segera pola kerja tindakan di lapangan itu menyesuaikan. Makanya kalau dilihat anggota satpol ini banyak, namun yang di lapangannya itu orangnya itu-itu saja, kami memang butuh waktu untuk membentuk personil di Gakkum itu, kalau kita ganti secara berkala dan ada orang baru lagi kan perlu penyesuaian lagi, nah itu pola-pola kinerja yang saya terapkan," tegasnya.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur