Di kawasan perairan tersebut, terlihat sebuah kapal tagboat yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Momen ini disiarkan oleh salah seorang pengguna medsos yang berada di kawasan tersebut. Sontak kabar ini pun menjadi viral usai diteruskan oleh akun-akun media sosial.
Kapolsek Loa Kulu AKP Gandha Syah Hidayat membantah kabar perahu ditabrak kapal tongkang ini.
Setelah menggali informasi tadi malam, perahu ketinting yang ditumpangi empat orang itu karam bukan karena ditabrak oleh ponton.
Belakangan juga diketahui empat orang penumpang ketinting itu adalah Anak Buah Kapal (ABK) kapal Tagboat. Gandha menyebut empat orang ini sebenarnya hendak ke daratan untuk mengisi tabung oksigen las dengan menumpangi perahu ketinting itu.
Sesaat menuju pinggir sungai, perahu tersebut karam. Diduga perahu ini terbalik karena diterpa gelombang.
"Bukan ditabrak ponton, tapi terkena gelombang lalu terbalik,” jelas Gandha.
Namun dia membenarkan ada satu orang korban ketinting oleng ini masih hilang. Diinformasikan, dua ABK menyelamatkan diri ke kapal tagboat, satu orang menyelamatkan diri ke keramba warga.
"Sementara dua lainnya sedang bersama saya sekarang dan satu yang selamat sudah kembali ke kapal tugboat,” tutup Gandha.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan