Meskipun demikian, SR murah ini tetap bersinergi dengan program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memiliki tujuan bersama yakni target sambungan rumah secara keseluruhan di setiap tahunnya.
“Program SR murah itu sendiri bertepatan dengan pelaksanaan program MBR, MBR kemarin kami dikasih target 1.814 sambungan. Adapun sambungan rumah baik program SR dan MBR di September pekan pertama tadi sudah mencapai 1.710 sambungan dan pasti jumlah ini akan terus bertambah,” kata Aji kepada korankaltim.com, Selasa (14/9/2021).
Terlepas dari program SR Murah, MBR ataupun pemasangan sambungan air kategori reguler, di tahun ini Perumda Tirta Mahakam menargetkan ada sebanyak 6.600 sambungan. Setelah dilakukan pendataan dan laporan yang masuk dari tim di lapangan, per September ini realisasi cakupan layanan atau pemasangan sudah 75 persen dari target yang ditetapkan.
“Yang jelas target sambungan rumah secara keseluruhan baik reguler, SR murah dan MBR itu sebanyak 6.600 dan sampai saat ini untuk pengeluaran aksesoris sambungan rumah dari ketiga kategori tadi sudah mencapai 4.495,” jelasnya.
“Kalau memang itu sudah terealisasi di lapangan berarti sampai di September ini sudah mencapai 4.465 sambungan, jadi masih ada waktu, dari 6.600 sekitar 2.200 an lagi target yang akan kita kerjakan,” tambah Aji.
Perumda Tirta Mahakam mengimbau agar masyarakat memanfaatkan program SR murah ini karena bisa jauh berhemat dari pemasangan sambungan secara reguler. “Silakan manfaatkan momen perayaan HUT Kemerdekaan RI dan HUT Perumda Tirta Mahakam ini dengan program pemasangan SR murah,” demikian Aji.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan