2.010 Dosis Vaksin Sinovac Berhasil Disuntikkan ke Warga Desa Loa Duri Ulu
1 menit baca692 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Program serbuan vaksin terus digencarkan pemerintah guna menciptakan herd imunity atau kekebalan kelompok.
1 menit baca692 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Program serbuan vaksin terus digencarkan pemerintah guna menciptakan herd imunity atau kekebalan kelompok.
Ini pula yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Duri Ulu Kecamatan Loa Janan dengan berkolaborasi Kodim 0906 Tenggarong, Minggu (12/9/2021).
Sekretaris Desa (Sekdes) Loa Duri Ulu, Dewa Tri Arinda mengaku bangga dengan seluruh masyarakat desa yang antusias menyambut program vaksinasi massal ini. Tentunya hal ini menjadi contoh yang baik bagi masyarakat desa lainnya khususnya masyarakat desa yang ada di Kecamatan Loa Janan.
“Sangat bangga sekali di luar ekspektasi banyak peminatnya masyarakat desa, padahal kemarin itu cuaca hujan namun antusias warga kami untuk mensukseskan vaksinasi massal nasional ini berhasil,” katanya kepada korankaltim.com, Selasa (14//2021).
Dewa tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yakni Kodim 0906 Tenggarong, Koramil Loa Janan, Puskesmas Loa Janan, Puskesmas Loa Duri dan semua perusahaan sekitar desa yang turut aktif membantu guna melaksanakan vaksinasi massal yang digelar secara protokol kesehatan ketat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Loa Duri Ulu ini.
Sebanyak 2.010 dosis Sinovac habis dalam penyelenggaraan vaksinasi massal ini. Vaksin ini disuntikkan bagi masyarakat suntikan dosis pertama maupun bagi masyarakat untuk suntikan dosis kedua.
“Kami berharap agar vaksin massal begini terus dilaksanakan karena warga kami masih ada yang belum menerima, dan didukung oleh Kominfo untuk fasilitasi jaringan internet,” demikian Dewa.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
7 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG