Ustadz Wahono didaulat menjadi Khatib pada salat Jumat berjamaah di Masjid Nurul Iman sekaligus dilanjutkan menjadi penceramah pada kegiatan rutin ibu-ibu yasiinan yang dilaksanakan di tempat yang sama setengah jam kemudian usai pelaksanaan salat Jumat.
Kepada Korankaltim.com, perwakilan Ikadi Kukar, Ustaz Wahono mengaku sangat senang atas kunjungan di salah satu desa yang memiliki daya tarik wisata alam berupa air terjun ini. “Alhamdulillah sangat senang karena masyarakat antusias, ibu-ibu juga antusias, kami baru selesai salat jumat ibu-ibu yasiinan nya sudah langsung datang,” katanya, Jumat (10/9/2021).
Wahono berpesan agar seluruh masyarakat Perjiwa semakin mempererat tali silaturahmi meskipun saat ini kita semua sedang diberi cobaan dengan adanya virus corona. “Pesannya ya mudahan bisa tetap mempertahankan kualitas ibadahnya, kekompakan keluarga, ukhuwah islamiyah diperkuat sesuai tema tausyiah yang disampaikan tadi dan tetap semangat tetap optimis ditengah kondisi pandemi saat ini. Saya cukup bangga diberi kesempatan hadir ke sini karena Nurul Iman Perjiwa ini termasuk masjid lama dan bersejarah,” terangnya.
Pengurus Masjid Nurul Iman, H Mabrur memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Ikadi Kukar dengan menjadi Khatib salat jumat dan memberikan tausyiah siraman rohani kepada para jamaah.
Selain itu Ikadi juga memberikan bantuan jam dinding, Al Quran dan materi khotbah Jumat kepada takmir masjid.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dan nanti ke depannya insyaAllah kunjungan ini tidak sebatas hari ini saja, harapannya terus berkelanjutan. Ya minimal dalam sebulan dua kali,” ucap ketua Takmir Masjid Nurul Iman Desa Perjiwa ini.
“Kita juga berharap Ikadi Kukar bisa memberikan pelatihan khatib untuk masjid kami, dan pelatihan fardu kifayah juga sangat penting, karena harus ada regenerasi,” demikian Mabrur.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan