"Iya benar banjir lumayan tinggi, tepatnya di Desa Makarti Kecamatan Marangkayu, disebabkan gorong-gorongnya kecil jadi ketika hujan yang turun cukup lama maka air meluap dan menggenangi jalan," kata Camat Marangkayu, Rekson Simanjuntak kepada koranlaltim.com, Sabtu (28/8/2021).
Ia mengungkapkan, peristiwa banjir yang cukup tinggi dan menggenangi sejumlah infrastruktur fasilitas umum ini terjadi bukan kali pertama ini saja, justru banjir tinggi sudah pernah terjadi empat tahun silam.
Untuk mencegah dan sebagai upaya penanganan banjir, pemerintah Kecamatan sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten maupun provinsi.
"Harusnya gorong-gorong diperbesar, Pak Bupati juga resah dengan kejadian ini karena ingin memperbaiki namun jalan tersebut statusnya jalan provinsi dan wewenangnya pun ada di pemerintah provinsi. Bappeda dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kaltim sudah turun kok terkait persoalan ini, namun belum juga ada perbaikan yang dilakukan," ungkapnya.
Tak hanya jalan yang tergenang banjir di Desa Makarti, sejumlah fasilitas umum dan fasilitas pendidikan di Perangat Selatan juga tergenang banjir cukup tinggi seperti Puskesmas, Masjid, Pondok Pesantren dan rumah warga di RT 10, 11 dan 12.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan