Diketahui, visi dan misi telah sinkron Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Seluruh ASN ataupun pejabat struktural diminta dapat segera merealisasikan program-program yang termaktub dalam visi-misi Kukar Idaman.
Percepatan capaian visi-misi pun diharapkan bisa menjadi fokus para pimpinan di tingkat OPD untuk direalisasikan. Mengingat adanya sejumlah jabatan yang lowong lantaran pejabat sebelumnya pensiun maupun meninggal dunia, pengisian pejabat di lingkungan Pemkab Kukar kedepannya benar-benar menyesuaikan kepentingan masyarakat yang sudah dituangkan dalam program kepala daerah.
Pelayanan publik serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) selalu menjadi konsentrasi. Diketahui masih terdapat jabatan lowong khususnya posisi kepala OPD. Namun kali ini, Edi masih belum terburu-buru untuk memutasi pejabat. Hawatirnya, terjadi salah penempatan tidak sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.
"Apalagi kami punya janji kepada rakyat yang harus di tepati, sehingga kami harus memastikan orang-orang yang akan mengisi jabatan tersebut betul-betul orang yang paham dan mengerti untuk menerjemahkan kerja-kerja ke depan untuk kepentingan rakyat," kata Edi dalam rilis yang diterima Korankaltim.com, Rabu (25/8/2021).
Senada dengan Bupati, Wabup Kukar Rendi Solihin mengakui perlu aspek kehati-hatian dalam memutasi pejabat. Hal tersebut, kata dia, harus dibarengi peningkatan kualitas administrasi pemerintah dalam rangka realisasi program serta visi misi kepala daerah
"Alhamdulillah, visi misi kami juga sudah kami tuangkan di dalam RPJMD yang belum lama ini sudah di sahkan menjadi Perda. Tinggal ke depan pejabat di lingkungan Pemkab Kukar bisa menerjemahkan itu dan segera merealisasikannya," kata Rendi.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan