"Api belum mati total, saat ini masih proses pemadaman (pendinginan, red)," kata Tego dikonfirmasi korankaltim.com.
Disebutkannya, terjadi kemacetan lalulintas kendaraan di kawasan jalan poros ini. Sejumlah pihak mengupayakan agar mobil pemadam dapat leluasa masuk menuju lokasi kebakaran agar api bisa segera dipadamkan.
"Macet total tidak bisa di lewati, panas sekali hawanya itu," tuturnya.
Tego menyebutkan, kawasan tersebut merupakan kawasan padat penduduk. Sejumlah rumah berbahan kayu yang terbakar ini berdempetan satu sama lain, sehingga jilatan api dengan cepatnya merembet ke rumah-rumah lainnya.
Dirinya memerintahkan aparat desa untuk segera melakukan pendataan para korban.
Diperkirakan terdapat empat kepala keluarga yang terdampak akibat kebakaran ini.
Penyebabnya sejauh ini belum diketahui secara pasti, dugaan sementara diakibatkan oleh korsleting listrik.
"Kami dengan kepolisian dan perangkat desa belum bisa bertanya kepada yang bersangkutan (korban, red) karena masih sibuk semua ini," tutupnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan