Penanggungjawab RSDC Wima Atlet Tenggarong, dr Nusa menyebutkan, alat ini dilengkapi dengan filter khusus dan saringan yang membantu menghilangkan nitrogen dari udara untuk memastikan pengiriman oksigen yang dimurnikan sepenuhnya kepada pasien.
"Udara kita itu komponen normalnya ada nitrogen juga oksigen. Nitrogen 80 persen dan oksigen 20 persen istilahnya. Namun untuk pasien tambahan itu butuh oksigen 80-90 persen," kata Nusa kepada Korankaltim.com, Selasa (10/8) malam.
Dia juga menjelaskan, kadar oksigen yang dibutuhkan pasien ada dosisnya ya. Setidaknya dibutuhkan dua sampai 15 liter per menit (LPM). Sehingga masker yang dipakai adalah masker jenis Nasal Kanul hingga jenis simple mask.
"Tidak bisa yang ada semacam jenggotnya itu, tidak bisa yang rebreathing mask. Tapi jika pasien hanya butuh selang oksigen biasa itu bisa asal listriknya terjamin," jelasnya.
Selama ada aliran listrik, alat ini akan terus mengkonsentrat udara dan menghasilkan oksigen. Dengan alat ini, pihaknya bisa mengoptimalkan penggunaan tabung oksigen yang tersedia untuk pasien Covid-19 yang sangat membutuhkan. Pada situasi keritis kini, bantuan yang dikirim pemerintah pusat dan Provinsi Kaltim ini sangat membantu.
"Untuk kasus yang misalnya dia tidak mengalami sesak, tapi butuhnya hanya selang oksigen biasa, nah itu bisa pakai alat ini," demikian Nusa.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan