Petugas khawatir, pria tak dikenal ini tidak selamat saat melewati arus di bawah jembatan Kartanegara yang deras. Pihak BPBD pun berusaha untuk melakukan evakuasi terhadap pria berambut gondrong ini. Petugas kesulitan mengevakuasi pria itu mengingat arus sungai Mahakam saat itu lumayan deras.
Pria itu pun akhirnya berhasil dievakuasi di kawasan turap depan Kantor Bupati Kukar. "Pas kebetulan anggota Damkar kita lewat. Dilempar selang terus kita tarik gitu," ujarnya sambil tertawa. Seusai dievakuasi dan memohon maaf, akhirnya petugas mengenali pria gondrong ini ternyata adalah Mardian.
Dia biasa terlihat menjadi juru parkir di depan sebuah toko kue jalan KH Ahmad Muksin, kelurahan Timbau. Begitu diintrogasi, Mardian mengaku dirinya tercebur saat minum-minuman keras di Pelabuhan Kumala.
"Udah gitu minta-minta rokok lagi, dengan santuy-santuynya terus minta antar di depan apa gitu," lanjut Sandi. Dia pun diedukasi bahwa aksinya itu dapat membahayakan nyawanya sendiri. Jangan sampai, kata Sandi, tim Gakkum lagi sibuk menangani pandemi malah disibukkan dengan pencarian orang tenggelam.
Menurutnya, orang bisa saja tidak dapat bertahan dengan arus sederas itu. "Kurang lebih dia kebawa air itu tiga sampai empat kilometer, saya akui hebat itu bertahan dalam kondisi yang sedikit teler, saya aku bisa survive gitu, potensinya kalau dilatih bagus itu,", tandasnya. Sore harinya, Mardian kembali melanjutkan aktivitasnya sebagai jukir di depan toko kue itu dengan muka berbedak dan sedikit teler.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan
Yuk Tonton Videonya Wal......