Kegiatan yang dilaksanakan protokol kesehatan secara ketat ini dimaksudkan untuk pemilihan pengurus baru yang nantinya akan mewakili tenaga honor terkait perjuangan tenaga honorer Kukar ke depannya. "Mudahan bisa berkoordinasi dengan semua pihak baik dengan Pemda maupun dengan teman-teman honor yang harapannya bisa memberikan kebaikan bagi kita semua dan kepengurusan yang baru bisa langsung bekerja," kata Pembina FTHK Kukar, Robby Hidayatullah.
Hal senada ditambahkan Pembina FTHK Kukar lainnya yakni Eko Hananda yang menyatakan sangat bersyukur pada Mubes kali ini mendapat dukungan penuh oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan hadirnya Plt Asisten III.
"Kami bangga telah hadir di tengah-tengah kita pak Sukotjo, beliau orang yang gigih dalam memperjuangkan hak hak kita, terus bisa mengawal pemerintah terkait anggaran, semoga bisa memberikan dorongan terkait anggaran ASN. Memang kita tahu anggaran pemerintah daerah masih lambat, mudah-mudahan sumber daya yang ada saat ini jangan berhenti, SDM kita harus cerdas dan dana perimbangan pusat ke daerah dan blok Mahakam tetap kita peroleh sehingga berdampak pada kawan-kawan THL," ungkapnya.
Ia juga sangat mengapresiasi dukungan pemerintah saat ini yang tetap memperjuangkan tenaga honorer untuk bisa lebih sejahtera.
Eko berharap setiap tahunnya Kukar mendapat jatah kuota minimal 100 orang PNS, sehingga angka THL setiap tahunnya bisa berkurang dengan adanya kuota ini.
"Mudahan pemimpin di Kukar ini dibukakan hatinya supaya turut memperjuangkan kesejahteraan kawan-kawan THL seperti yang dilakukan pada era kepemimpinan Pak Edi Damansyah saat ini," harapnya.
Sementara itu, Sukotjo yang didaulat untuk membuka Mubes ini secara resmi menyatakan tenaga honorer merupakan bagian penting dari penyelenggaraan jalannya roda pemerintahan.
Ia tidak segan menyebutkan bahwa kompetensi honorer di OPD-OPD justru makin bisa diandalkan karena setara bahkan bisa melebihi kompetensi dari para PNS.
"Kami harap kawan-kawan honorer terus tunjukkan kinerja yang bagus. Ada tiga hal yang harus dimiliki yakni yang pertama adalah karakter, kompetensi dan literasi. Yakin dan percaya Pemerintah Kabupaten tetap akan memperjuangkan kawan-kawan honorer," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan