Ketua PPJI Kukar, Salmiah mengatakan, tujuan dari kegiatan ini ialah agar kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kukar bisa unjuk gigi dan tetap berkreasi ditengah situasi pandemi Covid-19.
"Kita mengajak UMKM yang ada di Kukar agar jangan terhanyut dengan tidur panjangnya karena Covid-19 ini, harus tetap kreatif dengan kreasi masing-masing dan UMKM yang ada di Kutai Kartanegara harus tetap berprestasi dengan olahan makanan khas-khasnya," kata Salmiah kepada korankaltim.com, Sabtu (1/5/2021).
Mia sapaan akrabnya mengungkapkan, kreasi yang ditunjukkan UMKM yang dimiliki Kukar ini sangat penting untuk dijaga agar semakin mempertegas kesiapan Kukar sebagai bagian dari Ibu Kota Negara (IKN).
"Ini sebagai bentuk dukungan kita kesiapan IKN dan menunjukkan apa saja makanan khas milik Kutai Kartanegara. Adapun UMKM yang turut serta pada festival yang digelar perdana ini sebanyak 40 UMKM. Terpaksa kita batasi karena mengikuti anjuran dan prokes yang ditetapkan pemerintah kita," ungkapnya.
Adapun total seluruh UMKM yang telah menjadi anggota PPJI Kukar ada sebanyak 300 an UMKM. Pihaknya berterima kasih kepada Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kamar Dagang Indonesia (Kadin), dan Kesultanan Kutai Ing Martadipura dan seluruh sponsor yang turut mendukung hingga terlaksananya kegiatan ini.
"InsyaAllah kedepan akan ada lagi acara-acara semacam ini, agar UMKM kita bisa menghadapi calon IKN baru dan kita harus menimbulkan makanan-makanan khas yang ada di Kutai," tegasnya.[]
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi